7 Ide Cara Memulai Bisnis Properti Modal Kecil Untuk Pemula
Ditulis pada: Juni 13, 2021
Diana Recap - Ide cara memulai bisnis properti modal kecil. Bisnis properti merupakan sebuah bisnis yang akhir-akhir ini sedang berkembang. Sekarang ini semakin banyak orang yang mencoba terjun untuk bisnis properti. Sehingga menjadikan bisnis properti ini sebagai sebuah bisnis yang menjanjikan untuk masa depan. Bagi pemula yang ingin mencoba berbisnis tidak salahnya untuk mencobanya dengan berbisnis properti.
Bagi pengusaha maupun seorang yang keturunan ningrat, memiliki banyak uang bisa dengan mudah saja untuk melakukan berbagai bisnis apapun. Misalnya melakukan bisnis properti dengan membeli tanah, membangun rumah atau bangunan lainnya, kemudian mengurus perizinannya. Barulah ketika sudah mendapatkan pembeli bisnis bisa dijalankan. Dengan bisnis properti akan mendapatkan keuntunganyang besar, karena akhir - akhir ini akan banyak hartawan yang mencari pebisnis yang satu ini sebagai investasi kekayaannya.
Bagaimana Cara Memulai Bisnis Properti Modal Kecil ?

Bisnis yang satu ini memang bisa dilakukan bagi pemula bisnis dari nol sekalipun asalkan ada niatan dan kerja keras. Cara yang bisa dilakukan bagi pemula tersebut adalah dengan menjadikan dia sebagai perantara antara penjual dan pembeli.
Berikut beberapa cara memulai bisnis properti modal kecil yang bisa dilakukan oleh pemula.
1# Memanfaatkan Teknologi Internet
Sobar diana kudu rajin mencari informasi lewat internet. Manfaatkanlah perkembangan dari internet untuk memulai berbisnis properti. dengan mencari di internet kita bisa mendapatkan informasi terbaru yang ada. Banyak sekali yang dapat kita manfaatkan dari internet. Mulai dari mencari penjual sampai pembeli. Apabila kita sudah mendapatkan penjual, maka kita lakukan kerjasama dan menetapkan kontrak kita sebagai perantaranya.
Apabila kita sudah membuat kesepakatan dengan penjual, jangan lupa untuk memotret object yang akan dijual. Barulah kita bisa mempromokan objectnya lewat internet misalnya dengan melalui media sosial. Jangan lupa cantumkan no hp atau telpon supaya mempermudah pembeli yang akan membeli object yang kita tawarkan.
2# Mencari Informasi di Iklan dan Surat Kabar
Selain mencari informasi di internet, kita juga bisa mencari
informasi di iklan – iklan dan surat kabar. Kita bisa berlangganan koran harian
dengan mengeluarkan uang hanya 2000 – 4000 setiap harinya. Bermodalkan yang
tidak terlalu banyak kita bisa mendapatkan informasi terbaru terkait properti
yang sedang banyak diperjualbelikan.
3# Selalu Menjaga Hubungan yang Baik dengan Penjual
Selalu jaga hubungan baik kamu dengan penjual dengan
kejujuran. Sebelumnya kita harus bersifat terbuka dengan penjual supaya tidak
ada kecurigaan antara kita dengan penjual. Misalnya kita menginginkan komisi
dari penjual setelah propertinya terjual melalui kita, maka sebaiknya
disampaikan diawal kita memulai kerjasama. Dengan memiliki hubungan yang baik
dengan penjual, maka kita akan lebih mudah untuk bernegosiasi terkait harga
jual dari propertinya.
4# Melakukan Kerja Sama dengan Developer
Bekerjasamalah dengan Developer apabila kamu ingin merasa
lebih dimudahkan dalam menjalankan bisnis properti ini. Developer akan
memberikan banyak informasi terkait properti jual, harga properti, letak
strategis untuk properti, dan banyak lagi penawaran lainnya.
5# Membuat Investor Yakin dan Percaya
Yakinkanlah investor supaya properti yang kita promosikan
berhasil menarik perhatian investor. Tidak semua orang akan membeli sepenuhnya
properti yang kita jual, sebagian ada yang memilih untuk menginvestasikan
kekayaannya. Sebaiknya kita harus membangun komunikasi yang baik dengan penjual
maupun dengan investor.
6# Menetapkan Harga yang Sesuai
Selalu melakukan peninjauan kembali harga yang akan
ditetapkan supaya sesuai dengan harga yang berada di pasaran. Meskipun lokasi
sama belum tentu harga setiap properti akan memiliki harga yang sama.
7# Menjadi Perantara yang Baik
Jadilah perantara yang baik antara penjual dan pembeli.
Apabila kita dipercaya oleh penjual maupun investor ataupun pembeli, maka kita
akan dikenal baik sebagai perantara bisnis properti. Apabila terkesan baik,
mungkin saja apabila ada proyek untuk bisnis lagi mereka akan membutuhkan jasa
kita lagi sebagai perantara tanpa kita mencari – cari lagi.